Sejutainformasi.com – Sungguh sedih nasib Kathy Oroh, ibunya yang berusia 70 tahun, mengalami stroke dan harus dilarikan ke rumah sakit. tidak tanggung-tanggung biaya untuk ibunya berobat mencapai Rp 80 juta.

Besarnya biaya yang harus ditanggung Kathy membuatnya tergugah untuk registrasi sang ibunda menjadi peserta BPJS Kesehatan, dan sejak itu, Kathy hanya perlu mengeluarkan uang paling tidak Rp 200.000 dalam setahun dan ditambah dengan biaya iuran BPJS perbulanannya.

“BPJS Kesehatan memiliki banyak sekali manfaat. Biaya berobat menjadi sangat ringan dan sampai saat ini ibu saya selalu dilayani dengan baik dan optimal,” ucap Kathy.

Pengalaman Kathy dan ibunya ini merupakan contoh sederhana dari bagusnya dampak yang dibawa oleh hadirnya BPJS Kesehatan dalam masyarakat Indonesia. Sejak BPJS resmi beroperasi di 2014 lalu, BPJS berperan dalam menyelenggarakan jeminan kesehatan nasional (JKN) di Indonesia.

Hadirnya BPJS Kesehatan ini juga sejalan dengan salah satu visi dan misi pemerintahan Joko Widodo saat ini, yaitu menghadirkan kembali negara yang mampu melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman kepada semua warga negaranya.

Pemerintah juga sudah menunjukkan komitmen dan dukungannya kepada BPJS, dengan melalui suntikan dana senilai Rp 5,1 Triliun yang diambil dari pemasukan cukai rokok daerah. ucap Mardiasmo

BPJS Siap Melayani Masyarakat Dengan Optimal Sepanjang Hayat

“BPJS hadir ditengah masyarakat guna memperbaiki kualitas kesehatan,” tambah Mardiasmo.

Selama hampir empat tahun melayani masyarakat Indonesia, BPJS Kesehatan telah memiliki peserta sebanyak 186.602.571 orang per tanggal 1 Desember 2017 lalu. Pada tahun 2019, diharapkan semua penduduk Indonesia telah dilindungi dan dinaungi oleh BPJS Kesehatan.

Baca juga : BPJS Kesehatan Hadir Untuk Mencegah Kemiskinan Bertambah Akibat Obat Mahal

Pendapatan iuran dana BPJS Kesehatan juga terus meningkat signifikan, sebelumnya Rp 40,7 triliun pada 2014 menjadi Rp 67,4 triliun pada 2016.

Berdasarkan angka yang dirilis oleh Lembaga survey dari Universitas Indonesia, pada tahun 2016 jaminan sosial yang diselenggarakan BPJS Kesehatan telah menyelamatkan 1,16 juta orang dari kemiskinan.

Fachmi Idris yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan juga mengatakan, tingkat kepuasan peserta BPJS Kesehatan pada tahun 2016 mencapai 78,6 %. Angka itu terbilang fantastis karena telah melebihi target pemerintah, yakni pada angka 75 persen. ucapnya

Sumber: tribunnews.com , suratberita.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here