No ratings yet.

Sejutainformasi.com – Batam – Muhammad Rudi yang saat ini menjabat sebagai wali kota Batam merespon persoalan transportasi umum bimbar yang dianggap sudah menimbulkan keresahan bagi masyarakat dan dinilai sudah tidak layak beroperasi lagi di Batam.

“Kalau saya pribadi, angkutan umum yang berumur 10 tahun atau 15 tahun ke atas sudah tak layak jalan,” ujar Rudi, di Kantor Wali kota Batam.

“Kita butuh proses, Nanti tiba-tiba kita suruh mereka berhenti beroperasi, nanti mereka mau cari makan bagaimana, jadi kita perlu solusi,” katanya.

Selain itu, jumlah Bus Trans Batam saat ini belum mencukupi untuk melayani kebutuhan tranportasi masyarakat Batam. Dan jika dilakukan penghentian operasi terhadap Bimbar malah akan menimbulkan masalah baru.

“Bimbar itu jumlahnya saat ini sekitar 60-70 unit, nanti tiba-tiba kita suruh berhenti, terus bagaimana memenuhi tranportasi umum di Batam,” ucap Rudi.

Akan tetapi menurutnya upaya yang dilakukan oleh pihaknya adalah meminta penambahan Bus Trans Batam, dan hal tersebut sudah disampaikannya beberapa waktu lalu ke Kementerian Perhubungan bagian Perhubungan Darat.

“Setiap tahun memang selalu ada penambahan, makanya kalau bisa kita minta 30 unit bisa dikasih 50 unit,” ucap Rudi.

Baru-baru ini, sebuah angkutan transportasi Bimbar dengan BP 7311 DO mengalami kecelakaan tunggal di batam center, di simpang lampu merah Masjid Raya Batam, Kepulauan Riau, Selasa (2/1/2018) pagi.

Kecelakaan itu membuat enam orang penumpang mengalami luka-luka, satu di antaranya mengalami patah tulang. Diduga, kecelakaan akibat sopir ugal-ugalan dan kondisi mobil yang tidak layak jalan.

Sumber: http://batamnews.co.id/, suratberita.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here