Polisi tetapkan korban begal yang menyerang balik pelaku hingga tewas sebagai tersangka.

“Tersangka yang berinisial MIB saat itu sedang membela diri dari para begal. Tapi kita sedang minta pendapat ahli pidana dari kalangan akademisi, itu masuk kategori terpaksa dalam keadaan bela diri atau seperti apa,” ucap Kasat Reskrim Polres Bekasi Kota, AKBP Jairus Saragih, Senin (28/5/2018).

AKBP Jairus Saragih mengatakan diluar unsur bela diri atau tidak, MIB ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan penganiayaan yang menyebabkan orang meninggal dunia. Simak videonya dibawah ini sampai habis

“Penetapan tersangka itu bisa digugurkan, jika memang nanti dari hasil gelar perkara bersama ahli pidana menetapkan tindakan MIB murni disebut melakukan pembelaan saat dibegal,”jelasnya.

Kronologi Kejadian

Peristiwa pembacokan itu berawal ketika MIB bersama temannya, AR, pada pukul 23,00 WIB nongkrong di alun-alun Kota Bekasi.

Kemudian, keduanya bergeser nongkrong ke Taman Kota Bekasi. Setelah itu, sekitar pukul 01.00 WIB, mereka menuju fly over Summarecon untuk foto- foto.

MIB bersama temannya AR ditodong menggunakan celurit oleh 2 orang Begal yang bernama Aric dan Indra agar menyerahkan telepon genggamnya, lokasi kejadian berada di jembatan Summarecon Bekasi.

Enggan memberikan telepon genggamnya MIB dihantam celurit oleh Aric.

Tewas tersabet celurit sendiri

Namun MIB, berhasil menangkis dan merebut celurit dari pembegal yang kemudian MIB menyerang balik dengan beberapa kali bacokan, yang menyebabkan 1 orang pembegal yang bernama Aric tewas dan Indra mengalami luka parah.

Selain MIB, sebelumnya polisi juga telah menetapkan tersangka pada Indra lantaran diduga melakukan tindakan pidana begal.

Baca juga : Razia Bulan Ramadhan – Puluhan Pasangan Mesum Ditangkap Satpol PP di Hotel

Catatan kepolisian, Indra juga diketahui pernah melakukan perbuatan serupa dengan kelompok lain.

Setelah peristiwa itu, keduanya langsung menuju RS Anna Medika.

“Jadi awalnya itu kita dapat laporan terkait kejadian perampasan HP dengan celurit di flyover Summarecon,” ucapnya.

“Tidak lama laporan itu, pihak RS Anna Media nelpon pihak kepolisian kalau ada korban pembacokan. Setelah ditelusuri ternyata korban pembacokan itu merupakan pelaku yang ingin merampas HP di Summarecon,” ujarnya.

Baca Juga : Kapolres Bekasi Klarifikasi Status Tersangka Korban Aksi Begal, Ini yang Benar

“Indra, pelaku dan korban yang luka parah sempat memberikan keterangan palsu soal kejadian. Setelah kami telusuri dan melihat laporan perampasan di flyover Summarecon ternyata berkaitan,” ucapnya.

Indarto menambahkan, setelah ditelusuri rekam jejak korban pembacokan, ternyata Aric dan Indra sudah berkali-kali melakukan tindak kejahatan pencurian dengan kekerasan.

Artikel ini telah tayang di Warta Kota dengan judul, “Korban Begal yang Serang Balik Pembegal hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here