No ratings yet.

Sejutainformasi.com – Pekanbaru – Pengadilan Negeri Pekanbaru Sepanjang tahun 2017 setidaknya telah menyidangkan 99 perkara korupsi. Adapun jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya.
Jumlah kasus korupsi di tahun 2017 ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2016, pengadilan telah menyidangkan 88 perkara korupsi.

“Tahun ini ada 99 perkara yang telah disidangkan. Dengan jumlah terdakwa 112 orang,” ucap Denni yang saat ini menjabat sebagai Panitera Muda Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru

Denni juga menjelaskan, dari 99 perkara tersebut, 53 perkara telah dibacakan hasil putusannya di pengadilan. Sisanya,46 perkara lagi yang saat ini masih proses di pengadilan.

“Jumlah terdakwanya pun lebih banyak ditahun ini. Kalau di tahun 2016, jumlah terdakwanya sebanyak 94 orang,” Ucap Denni.

Terkait dengan hal ini, Riau Corruption Watch (RCW) prihatin dengan perilaku korupsi yang terjadi di Provinsi Riau.

“Tentunya kita prihatin. Dimana, korupsi semakin meningkat dari tahun ke tahun. Tentu ini menjadi rekor baru,” ujar Mayandri Suzarman SH (Direktur Eksekutif RCW,)

“Ini memicu kekhawatiran kita. Jangan sampai terucap atau dijuluki bahwa Provinsi Riau merupakan surga bagi pelaku korupsi. Kalau sudah dinilai seperti itu, malulah kita,” jelasnya.

Harapan kita ke depannya, kasus korupsi di Provinsi Riau berkurang dari tahun sebelumnya.
Ditambahkannya, pihaknya pun mengapresiasi penegak hukum yang telah mengungkap kasus korupsi di Provinsi Riau.

Sumber : batamnews , suratberita.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here