Video: Ria Siregar Terancam 6 Tahun Penjara – “Facebook membunuhmu” Kata – kata tersebut sangat pantas untuk hal yang terjadi pada kasus ini. Di era teknologi yang sangat berkembang pesat saat ini, informasi dengan sekejap dapat berkembang luas di sosial media maka dari itu kita harus berhati-hati dalam menggunakan sosial media

Akibat membuat postingan tanpa pikir panjang, Ria Siregar seorang mantan perawat di Batam dilaporkan atas perbuatan ujaran kebencian dan penistaan agama.

Wanita ini dijerat pasal 28 UU ITE. Ia tampak lesu dan mengalami depresi usai dihadirkan dalam pertemuan antara Persatuan Marga Siregar Kota Batam dan Front Pembela Islam (FPI).

Pertemuan kedua pihak dilakukan dalam penyelsaian kasus ini di Mapolresta Barelang, Selasa (22/5/2018)

Usai pertemuan itu, Ria dibawa kembali ruang penyidik menuju sel tahanan Polres Barelang.

Perawat itu pun terancam hukuman penjara 6 tahun pidana penjara setelah dijerat Pasal 28 UU ITE.

Ia harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah dirinya memposting unggahan kekesalannya di Facebook akun miliknya paska tragedi serangan teror bom di Surabaya, Jakarta dan Polda Riau.

sejutainformasi.com
Dalam tulisannya di facebook Ria Siregar meluapkannya kemarahannya terhadap agama islam di akun Facebooknya.

Ia mengaku kesal melihat cara ibadah pemeluk agama lain, terutama terkait dengan teror bom tersebut. Ria juga menyinggung soal puasa selama Ramadan.

“Tersangka kita jerat pasal 28 UU ITE dengan ancaman kurungan 6 tahun dan kita mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan postingan di media sosial, agar tidak berurusan dengan hukum,” ujar Kasat Reskim Polres Barelang AKP Andri Kurniawan kepada batamnews.co.id, Senin (21/5/2018) di ruang kerjanya.

Sebelumnya usai ia menjalani pemeriksaan, Ria tampak menangis terisak isak memohon kepada masyarakat Batam untuk dimaafkan. Ia tampak didamping persatuan kumpulan marga Siregar Kota Batam

Ia mengangkat tangan sambil memohon maaf. Ia meminta diberikan kesempatan untuk memperbaiki dengan alasan khilaf.

“Saya tidak akan mengulangi lagi. Saya memohonkan berikan kesempatan sekali lagi untuk berubah, berubah menjadi orang baik. Saya khilaf. Saya pikir perkataan saya tidak mengarah kepada hukum, tidak membuat sakit hati orang banyak. Saya mohon diberikan kesempatan,” ujar Ria sambil memelas dan menyesali kekhilafannya di depan kamera wartawan, Senin (21/5/2018)

Bagaimana pembaca setia sejutainformasi.com, apakah permintaan maafnya diterima dan kasus gugatan hukumnya dicabut? atau tetap diproses hukum? Kalau admin sih sebaiknya dimaafkan dan dicabut gugatan hukumnya dan semoga dia dapat hidayah setelahnya tapi kembali lagi kita serahkan saja ya kepada pihak berwajib. Demikianlah artikel mengenai Video: Ria Siregar Terancam 6 Tahun Penjara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here